Besaran Tunjangan Insentif dan Penerima Tunjangan Insentif 2021


Nominal Tunjangan Insentif di tahun 2021 ini belum mengalami perubnahan dibanding tahun sebelumnya. Setiap guru penerima akan diberikan tunjangan sebesar Rp 250 ribu perbulan selama satu tahun. Atau dalam satu tahun akan diterimakan sejumlah Rp. 3 juta.

Baca Juga : Update Daftar Penerima SK Inpassing Guru Naungan Kemenag

Penyalurannya akan dilakukan setiap semester yang disalurkan langsung ke rekening guru yang bersangkutan.

Baca Juga : Inilah 9 Instansi Siap Buka Formasi CPNS Untuk Lulusan SMA dan SMK Sederajat

Yang berhak untuk menerima Tunjangan Insentif adalah guru RA dan Madrasah, yang berstatus bukan PNS, bukan CPNS, bukan PPPK pada Kementerian Agama maupun instansi lain. Selain itu, yang bersangkutan merupakan bukan guru sertifikasi. Guru tersebut harus memenuhi kriteria penerima tunjangan insentif sebagai berikut:

Baca Juga Pemantauan dan Evaluasi Penyaluran Tunjangan Guru Kemenag 2021

Aktif mengajar di RA, MI, MTs atau MA/MAK dan terdaftar di program SIMPATIKA (Sistem Informasi Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama);

Belum lulus Sertifikasi;

Memiliki Nomor PTK Kementerian Agama (NPK) dan/atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK);

Jadwal seleksi CPNS 2021 Bisa CEK DISINI

Guru yang mengajar pada satuan administrasi pangkal binaan Kementerian Agama;

Berstatus sebagai Guru Tetap Madrasah, yaitu guru Bukan Pegawai Negeri Sipil yang diangkat oleh Pemerintah/Pemerintah Daerah, Kepala Madrasah Negeri dan/atau pimpinan penyelenggara pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat untuk jangka waktu paling singkat 2 (dua) tahun secara terus menerus, dan tercatat pada satuan administrasi pangkal di madrasah yang memiliki izin pendirian dari Kementerian Agama serta melaksanakan tugas pokok sebagai Guru. Diprioritaskan bagi guru yang masa pengabdiannya lebih lama (dibuktikan dengan Surat Keterangan Lama Mengabdi);

  1. Memenuhi Kualifikasi Akademik S-1 atau D-IV;
  2. Memenuhi beban kerja minimal 6 jam tatap muka di satminkalnya;
  3. Bukan penerima bantuan sejenis yang dananya bersumber dari DIPA Kementerian Agama.
  4. Belum usia pensiun (60 Tahun). Diprioritaskan bagi guru yang usianya lebih tua.
  5. Tidak beralih status dari guru RA dan Madrasah.
  6. Tidak terikat sebagai tenaga tetap pada instansi selain RA/Madrasah.
  7. Tidak merangkap jabatan di lembaga eksekutif, yudikatif, atau legislatif.
  8. Tunjangan Insentif dibayarkan kepada guru yang dinyatakan layak bayar oleh Simpatika (dibuktikan dengan Surat Keterangan Layak Bayar).

Baca Juga : Daftar Kuota PPPK Guru Madrasah 2021 di 30 Provinsi

Download Juknis Tunjangan Insentif 2021


Penyaluran Tunjangan Insentif Bagi Guru Bukan Pegawai Sipil Pada Raudlatul Athfal dan Madrasah Tahun 2021, berpedoman pada SK Dirjen Pendis Nomor 7242 Tahun 2020.

Baca Juga : Rincian Daftar Lengkap Penerima Gaji 13 2021

Regulasi beserta lampirannya setebal 8 halaman ini mengupas tentang latar belakang, pengertian, dan tujuan pemberian tunjangan insentif. Pun terkait sasaran dan kriteria penerima tunjangan, sumber dana, melanisme pelaksanaan pemberian tunjangan insentif hingga terkait pemantauan dan evaluasi, serta pelaporan.

Baca Juga : Syarat Pendaftaran PPPK untuk Guru atau Dosen

Untuk itu, silakan cermati dengan mengunduh dan membaca regulasi pemberian tunjangan ini dengan mengklik tautan di bawah.


BACA & UNDUH

Secara nominal mungkin Tunjangan Insentif masih sangat jauh dari harapan semua guru. Namun, sesuai dengan salah satu tujuan pemberian Tunjangan Insentif 2021, diharapkan akan mampu menambah motivasi dan kinerja guru dalam melaksanakan tugasnya.

Share artikel ini dengan meng-klik tombol di bawah

Belum ada Komentar untuk "Besaran Tunjangan Insentif dan Penerima Tunjangan Insentif 2021"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel