Perbedaan PNS, ASN dan PPPK



Pemerintah bakal membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun ini. Seleksi CPNS itu terdiri dari sekolah kedinasan, calon aparatur sipil negara (CASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Namun, nyatanya masih banyak yang belum bisa membedakan antara Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Banyak orang menganggap kedua istilah itu sama, tetapi nyatanya ASN dan PNS punya pengertian yang berbeda.

Saat ini pemerintah banyak menggunakan istilah ASN yang sebenarnya terbagi menjadi dua yakni PNS dan PPPK. Dengan kata lain, ASN berarti PNS tetapi PNS belum pasti ASN bisa jadi adalah PPPK. Merujuk pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, disebut bahwa ASN terdiri dari PNS dan PPPK.

Baca Juga: 3 Hal Yang Wajib Dihindari Pada Seleksi SKD

Pada pasal 1 dijelaskan, PNS adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai Pegawai ASN secara tetap oleh pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki jabatan pemerintahan. Fungsi dari PNS sendiri adalah sebagai pembina kepegawaian dan tujuannya untuk menempati posisi di pemerintahan yang sifatnya permanen.

Adapun, PPPK adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan. Dari pengertian kedua status tersebut, dapat dibedakan berdasarkan jangka waktu jabatannya

PNS memiliki status sebagai pegawai tetap, sementara ASN PPPK memiliki batas waktu bekerja sesuai perjanjian yang sudah ditentukan berdasarkan kontrak. Perbedaan ASN dan PPPK tidak hanya terkait masa jabatan tetapi juga terkait manajemen dan diatur dalam Peraturan Pemerintah yang berbeda pula.

Baca Juga: Honorer Diangkat Jadi PNS? Ini Jawaban Kementerian PANRB

Manajemen PNS diatur dalam PP Nomor 17 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, sementara manajemen PPPK diatur dalam PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Beberapa poin manajemen PNS yang tidak ada pada manajemen ASN PPPK yang menjadi dasar perbedaan keduanya yaitu pangkat dan jabatan, pengembangan karier, pola karier, promosi, mutasi, jaminan pensiun dan jaminan hari tua.

Untuk jaminan pensiun dan hari tua hanya diberikan kepada PNS dan tidak diberikan kepada ASN PPPK, sebab PNS bekerja secara permanen, sementara PPPK terbatas oleh waktu. Lalu seperti apa contoh pekerjaan dari PNS ataupun PPPK.

Contoh dari pegawai PNS yaitu pegawai daerah, dosen, guru, camat, kepala dinas, polisi, tentara, dan dokter. Salah satu contoh pekerjaan yang dapat berstatus sebagai PPPK, misalnya ialah pegawai dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Alhasil, pegawai KPK tak akan mendapatkan promosi, mutasi, pengembangan karir, apalagi jaminan di hari tua.

Belum ada Komentar untuk "Perbedaan PNS, ASN dan PPPK"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel